Analisis QoS Video Streaming Antara YouTube dan Vimeo

14 10 2010

Quality of Service (disingkat menjadi QoS) merupakan mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi-aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Begitulah pengertian QoS menurut Wikipedia.

Dari segi networking, QoS mengacu kepada kemampuan memberikan pelayanan berbeda kepada lalu-lintas jaringan dengan kelas-kelas yang berbeda. Tujuan akhir dari QoS adalah memberikan network service yang lebih baik dan terencana dengan dedicated bandwith, jitter dan latency yang terkontrol dan meningkatkan loss karakteristik. Jadi, QoS adalah kemampuan dalam menjamin pengiriman arus data penting atau dengan kata lain kumpulan dari berbagai kriteria performansi yang menentukan tingkat kepuasan penggunaan suatu layanan.

Quality of Service (QoS) digunakan untuk mengukur tingkat kualitas koneksi jaringan TCP/IP internet atau intranet. Ada beberapa metode untuk mengukur kualitas koneksi seperti konsumsi bandwidth oleh user, ketersediaan koneksi, latency, losses dll.

  • Bandwidth
  • Bandwidth adalah kapasitas atau daya tampung kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dalam jumlah tertentu. Bandwidth juga bisa berarti jumlah konsumsi paket data per satuan waktu dinyatakan dengan satuan bit per second [bps]. Bandwidth internet di sediakan oleh provider internet atau yang kita kenal ISP dengan jumlah tertentu tergantung sewa pelanggan. Dengan QoS kita dapat mengatur agar user tidak menghabiskan bandwidth yang di sediakan oleh provider.

  • Latency
  • Waktu maksimum yang dibutuhkan dari transmisi ke penerimaan yang diukur dengan satuan milidetik. Jika kita mengirimkan data sebesar 3 Mbyte pada saat jaringan sepi waktunya 5 menit tetapi pada saat ramai 15 menit, hal ini di sebut latency. Latency pada saat jaringan sibuk berkisar 50 – 70 msec.

  • Losses
  • Losses adalah jumlah paket yang hilang saat pengiriman paket data ke tujuan, kualitas terbaik dari jaringan LAN / WAN memiliki jumlah losses paling kecil. Packet hilang (bit loss) yang biasanya dikarenakan buffer yang terbatas, urutan packet yang salah termasuk dalam error rate ini.
    Packet Loss = Frame dari Transmitter – Frame dari Receiver

  • Availability
  • Availability berarti ketersediaan suatu layanan web, smtp, pop3 dan aplikasi pada saat jaringan LAN / WAN sibuk maupun tidak.

  • Data Rate
  • ukuran kecepatan transmisi data, satuannya kbps or Mbps

  • Jitter

ukuran delay penerimaan paket yang melambangkan smoothness dari audio/video playback.

Analisis QoS Video Streaming antara Youtube dan Vimeo

Sebelum menganalisis, ada baiknya kita untuk mengetahui apa itu Youtube dan Vimeo.

YouTube
YouTube adalah sebuah situs web video sharing (berbagi video) populer yang didirikan pada Februari 2005 oleh tiga orang bekas karyawan PayPal: Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Menurut perusahaan penelitian Internet Hitwise, pada Mei 2006 YouTube memiliki pangsa pasar sebesar 43 persen. Para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara gratis. Umumnya video-video di YouTube adalah klip musik (video klip), film, TV, serta video buatan para penggunanya sendiri. Format yang digunakan video-video di YouTube adalah .flv yang dapat diputar di penjelajah web yang memiliki plugin Flash Player.Pada 9 Oktober 2006 diumumkan bahwa YouTube telah dibeli Google dengan harga US$1,65 miliar.

Vimeo
Vimeo merupakan situs video-sharing di mana pengguna dapat meng-upload, berbagi, dan tampilan video. Ini didirikan oleh Zach Klein dan Jakob Lodwick pada bulan November 2004. Nama Vimeo diciptakan oleh co-founder Jakob Lodwick dan merupakan bermain di video kata, memasukkan kata “saya” sebagai acuan untuk dedikasi eksklusif situs untuk video user-dibuat, dan juga merupakan anagram dari “film.” Vimeo tidak mengijinkan video komersial, video game, pornografi, atau apapun yang tidak diciptakan oleh user yang akan di-host di situs tersebut.

OK, itu sekilas pengenalan situs YouTube dan Vimeo. Sekarang kita analisis dari sisi Quality of Service-nya. Langkah-langkahnya yaitu :

1. Lakukan pengetesan koneksi menggunakan Speedtest.net.

Dari gambar di atas, dapat diketahui bahwa kecepatan unduh sebesar 2.64Mb/s, kecepatan unggah sebesar 0.14Mb/s, dan kecepatan ping 25ms. Pada gambar tersebut, juga tertera estimasi waktu untuk mengunduh file-file. (saya menguji QoS ini di warnet yang agak sepi).

2. Tonton masing-masing satu buah video dari YouTube dan Vimeo. Kita melakukannya hampir bersamaan. Kalau bisa videonya sama. Kali ini kita akan menggunakan video “The Monk and The Monkey” yang ada di kedua video web hosting tersebut.

The Monk and The Monkey dari YouTube :

The Monk and The Monkey dari Vimeo :

Terlihat dari kedua gambar di atas, bahwa buffer video dari YouTube lebih cepat dari Vimeo. Itulah sebabnya jika kita menonton video streaming dari Youtube maka akan lebih lancar daripada dari Vimeo karena jitter-nya rendah dan data rate-nya tinggi.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: