Trik Mengatasi Error-Unhandled Saat Membakar Data ke dalam DVD-R

3 03 2010

Pernahkah Anda menemui pesan “Error Unhandled bla..bla..bla..” saat ingin membakar sejumlah data ke dalam DVD-R dan mengakibatkan Anda tidak dapat membakar data tersebut? Jika jawabannya ya, maka nasib yang kita alami adalah sama. ^_^

Saya juga pernah mengalami hal yang demikian itu, saat ingin membakar data yang berjumlah banyak dan tersebar dalam folder yang berjumlah banyak pula menggunakan aplikasi Nautilus – CD/DVD Burner di platform GNU/Linux. Oiya, sebenarnya data tersebut sudah saya bakar ke dalam DVD-R sebelumnya. Namun dikarenakan kepingan DVD-R yang menampung data tersebut sekarang terdapat banyak sekali goresan, saya memutuskan untuk memindahkan data tersebut ke DVD-R lain untuk menghindari resiko kehilangan data.

Saat pertama kali saya membakar data tersebut ke DVD-R yang sebelumnya, saya tidak mengalami masalah apapun. Saat itu, saya melakukannya pada platform Windows menggunakan aplikasi CDBurnerXP. Permasalahan itu baru muncul ketika saya ingin membakar data tersebut ke dalam DVD-R yang kedua ini. Awalnya saya bingung mengapa hal tersebut bisa terjadi, padahal DVD-R yang saya gunakan itu masih kosong dan sektor-sektornya masih bagus. Setelah dipikir-pikir, Alhamdulillah akhirnya saya menemukan juga sebuah solusinya. Solusinya sebenarnya cukup sederhana yaitu dengan cara membuat file ISO dari data tersebut lebih dahulu sebelum mem-bakarnya ke DVD-R.

Kita akan mempraktekkan solusi dari permasalahan tersebut pada kesempatan kali ini. Namun tentunya, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu. Hal-hal yang harus kita persiapkan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Sejumlah data yang akan dibakar ke dalam DVD-R.
2. Aplikasi ISOMaster.
3. Sebuah keping DVD-R kosong.

OK. Setelah kita mempersiapkan semuanya, marilah segera beranjak ke langkah-langkahnya. Adapun langkah-langkahnya adalah seperti berikut:

1. Pastikan Anda mempunyai data yang cukup besar, dimana data tersebut terdiri dari banyak file-file kecil yang tersebar dalam banyak direktori. Pada contoh ini, data yang saya pakai berukuran 4,2 GB yang terdiri dari 3.138 item. Perhatikan gambar berikut ini!

2. Setelah itu, bukalah aplikasi ISOMaster. Lalu pada jendela ISOMaster tersebut, klik menu File >> New untuk membuat sebuah file ISO baru. Perhatikan gambar berikut ini!

3. Selanjutnya, pindahkan seluruh file dan folder dari data yang akan dibakar ke dalam file ISO yang baru tersebut. Caranya mudah yaitu blok file dan direktori yang ingin dibakar lalu klik tombol Add to the ISO. Perhatikan gambar di bawah ini!

4. Setelah itu, simpan file ISO tersebut ke sebuah tempat dan berilah nama untuknya. Sebagai contoh, saya akan menyimpannya ke direktori /media/Data dengan nama documents-backup.iso.

5. Selanjutnya, masukkan sebuah keping DVD-R kosong yang telah dipersiapkan sebelumnya.

6. Klik ganda pada file ISO yang telah dibuat tadi. Dalam contoh ini, file ISO tersebut bernama documents-backup.iso yang terletak pada direktori /media/Data. Maka sesaat setelah Anda melakukannya, akan ditampilkan jendela konfirmasi untuk melakukan pembakaran ISO. Kliklah tombol OK agar segera dilakukan pembakaran ISO tersebut ke dalam DVD-R. Bila tidak terdapat pesan error apapun, maka proses pembakaran ISO tersebut akan segera dilakukan. Perhatikan gambar di bawah ini!

7. Bila proses pembakaran ISO tersebut telah selesai, maka Anda dapat melihat hasilnya lewat Nautilus – File Manager. Perhatikan gambar di bawah ini!

Catatan : Jika Anda menggunakan aplikasi ISO Master dalam membuat file ISO-nya, Anda akan mendapati bahwa file ISO tersebut tidak memiliki label untuk digunakan oleh DVD. Perhatikan kembali gambar di atas!

Demikianlah artikel saya kali ini. Akhir kata, semoga bermanfaat!


Aksi

Information

One response

18 06 2011
dermaamik

saya juga mengalami hal yang serupa, hanya saja saya burningnya di windows xp dan aplikasi ashampo burning, anehnya kalau yang diburning kepingan vcd, normal-normal saja, tapi pas burning dengan dvd, udah jauh progres berjalan eh macet di tengah. padahal sebelum, sebelumnya bisa loh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: