Menyiasati Pengambilan Screenshot pada Distro Blankon 5.0 Minimalis – Lanjutan

24 02 2010

Pada artikel saya sebelumnya, saya hanya memberikan contoh bagaimana pengambilan screenshot desktop dapat dilakukan dengan cara mengekstrak gambar dari video menggunakan aplikasi Totem Movie Player. Cara tersebut mengharuskan Anda untuk memasang software pembuat video desktop lebih dulu, misalnya XvidCap, lalu merekam segala aktifitas pada desktop. Selain itu, Anda juga mau tidak mau harus menggunakan Totem Movie Player yang terpasang pada sistem operasi GNU/Linux lain yang memakai desktop GNOME, misalnya Sabily. Tahukah Anda bila sebenarnya BlankOn 5.0 Minimalis mempunyai aplikasi bawaan yang dapat digunakan untuk mengambil screenshot desktop? Sebenarnya saya juga baru tahu hal tersebut belakangan ini. ^_^

Sebenarnya, ada sedikitnya dua aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mengambil screenshot desktop. Kedua aplikasi tersebut ialah GIMP dan import. Untuk mempersingkat waktu, pertama kali yang akan kita bahas adalah langkah-langkah pengambilan screenshot menggunakan GIMP.

1. Jalankan aplikasi GIMP pada distro BlankOn 5.0 Minimalis Anda.

2. Pada aplikasi GIMP tersebut, klik menu File >> Create >> Screenshot. Maka muncullah jendela Screenshot. Anda dapat menggunakannya layaknya aplikasi GNOME Screenshot. Perhatikan gambar di bawah ini!

Catatan : Semua gambar hasil pengambilan screenshot akan diletakkan pada jendela aplikasi GIMP. Oleh karena itu, Anda diharuskan untuk menyimpannya terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

OK, demikianlah langkah-langkah pengambilan screenshot menggunakan aplikasi GIMP. Sekarang saatnya kita akan bahas langkah-langkah pengambilan screenshot menggunakan aplikasi import. Perlu diketahui, aplikasi ini hanya berjalan lewat command-line.

Adapun langkah-langkah pengambilan screenshot-nya adalah sebagai berikut:

1. Buka aplikasi LXTerminal pada BlankOn 5.0 Minimalis Anda.

2. Jalankan program import menggunakan bentuk umum import [nama-file].[ekstensi]. Ekstensi ini maksudnya adalah ekstensi yang biasa dipakai oleh file gambar, misalnya jpg, png, dan lain-lain. Dalam contoh ini, saya akan menggunakan aplikasi import dengan perintah import tes.jpg. Maka dengan seketika, kursor Anda akan berubah seperti tanda plus (+). Perhatikan gambar berikut!

3. Lalu ambillah screenshot-nya, dengan cara mengklik jendela dari aplikasi yang Anda inginkan. Sebagai contoh, saya akan mengambil screenshot dari web browser Epiphany. Anda dapat mengambil gambar hasilnya dari direktori home Anda sesuai dengan nama yang telah Anda tentukan sebelumnya. Pada contoh ini, saya dapat mengambil gambar hasilnya dari direktori /home/blankon dengan nama tes.jpg. Perhatikan gambar berikut!

Catatan : Penggunaan aplikasi import ini agak sedikit merepotkan, karena jendela LXTerminal tidak dapat diminimisasi menggunakan pointer mouse. Jadi sebaiknya, selalu gunakan kombinasi tombol ALT+TAB untuk berpindah ke jendela aplikasi yang ingin diambil screenshot-nya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: