Konversi Format WAVE ke MP3 Menggunakan LAME

22 02 2010

Kita dapat mengkonversi file audio dari format WAVE (*.wav) ke format MP3 (*.mp3) menggunakan aplikasi LAME. Biasanya pengkonversian ini kita lakukan untuk memperkecil ukuran file namun tetap mempertahankan kualitas suara dari file audio tersebut. Namun sebelumnya, alangkah baiknya jika kita berkenalan dulu dengan aplikasi LAME tersebut.

LAME singkatan dari LAME Ain’t an MP3 Encoder. LAME aslinya dikembangkan oleh Mike Cheng, namun sekarang dipelihara oleh Mark Taylor. LAME hanya mendukung pengkonversian dari format WAVE ke MP3 dan juga hanya dapat dijalankan lewat command-line. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan opsi-opsi tertentu pada LAME untuk melakukan konversi tersebut. Untuk lebih jelas, ketikkan saja perintah man lame di Terminal.

OK. Setelah berkenalan dengan LAME walaupun hanya sekilas, kita sekarang dapat berlanjut ke langkah-langkah pengkonversian WAVE ke MP3. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut ini:

1. Siapkan file audio dengan format WAVE pada sistem Anda. Pada contoh ini, saya akan memakai file-file audio yang dihasilkan dari proses ripping Audio CD menggunakan Grip.

2. Lalu, pasanglah LAME pada sistem Anda bila belum terpasang. Setelah itu, masuklah ke dalam Terminal pada direktori yang sama dengan file WAVE-nya. Sebagai contoh, saya akan masuk ke dalam Terminal pada direktori /home/romtoni/ogg/noartist/unknown_disc.

3. Selanjutnya ketikkan perintah pada Terminal dengan bentuk umum lame [opsi] [nama-file-input].wav [nama-file-output].mp3. Sebagai contoh, saya akan mengkonversi track_02.wav menjadi andai-ku-tahu.mp3 dengan menggunakan perintah lame -h track_02.wav andai-ku-tahu.mp3. Opsi -h saya gunakan untuk memperoleh kualitas tingkat tinggi dari file mp3 yang akan dihasilkan tersebut. Setelah menekan tombol Enter, maka selanjutnya proses peng-konversian wav ke mp3 tersebut akan segera dilakukan. Perhatikan gambar berikut ini!

4. Jika proses pengkonversian telah selesai, Anda dapat mengambil file output mp3-nya di direktori yang sama dengan file wav-nya. Pada contoh kali ini, saya dapat mengambil file mp3-nya pada direktori/home/romtoni/ogg/noartist/unknown_disc.

Perhatikan kembali gambar di atas! Terlihat di sana bahwa perbandingan antara ukuran file MP3 hasil konversi dengan file WAVE sumbernya sangat berbeda jauh, bukan? ^_^. Anda dapat mengkonversi file audio (*.wav) sisanya dengan cara yang sama.

Akhir kata, selamat mencoba!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: