Internet-an via Hotspot Memakai Driver Wi-Fi Card Windows pada GNU/Linux

20 02 2010

Access Point atau lebih dikenal dengan nama hotspot adalah sebuah fasilitas canggih yang meng-gunakan teknologi wi-fi dengan tujuan untuk berbagi akses internet di antara para penggunanya. Fasilitas hotspot biasanya dapat ditemui di perkantoran, hotel, rumah makan, kampus, mall, airport, atau tempat umum lainnya. Untuk mengakses hotspot tersebut, tentunya dibutuhkan kartu wi-fi. Hampir semua laptop terbaru telah menyediakan kartu wi-fi. Namun, tidak semua kartu wi-fi tersebut menyediakan driver khusus untuk GNU/Linux. Biasanya, driver-driver dari perangkat tersebut hanya tersedia untuk sistem operasi Windows. T_T

Untungnya, dalam sistem operasi GNU/Linux terdapat aplikasi yang bernama ndiswrapper dan ndisgtk. Kedua aplikasi ini sebenarnya adalah satu kesatuan dimana ndisgtk adalah GUI-nya aplikasi ndiswrapper. Dengan memakai aplikasi tersebut, kita dapat mengakses internet lewat hotspot walaupun menggunakan driver kartu wi-fi yang khusus dibuat untuk Windows. Lho kok bisa, bagaimana caranya? ^_^

OK, kali ini kita akan mempraktekkan cara untuk mengakses internet via hotspot menggunakan driver kartu wi-fi untuk Windows pada GNU/Linux. Namun sebelumnya, sebagaimana biasa, kita harus mempersiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu.

Alat dan bahannya antara lain:

1. Sebuah laptop yang dilengkapi kartu wi-fi dengan sistem operasi GNU/Linux terpasang didalamnya. Pada contoh kali ini, saya akan memakai netbook IBS dengan sistem operasi Linux Mint 7 – Gloria.

2. Aplikasi ndiswrapper atau ndisgtk. Pada contoh ini, saya hanya akan menggunakan ndisgtk.

3. Driver kartu Wi-Fi untuk Windows. Pada contoh kali ini, saya akan memakai driver untuk wi-fi card Via (VT6655) yang tidak tersedia versi GNU/Linux-nya.

Setelah mempersiapkan semuanya, kita dapat segera lanjut ke langkah-langkah penggunaan aplikasi ndisgtk. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Pasang ndisgtk ke dalam sistem Anda. Oiya, ndistgtk tetap membutuhkan aplikasi ndiswrapper sebagai depedensi. Maksudnya ialah Anda harus memasang ndiswrapper terlebih dahulu pada sistem Anda baru kemudian memasang ndisgtk.

Catatan : Untuk pengguna Linux Mint 7 – Gloria, Anda tidak perlu repot-repot memasang aplikasi tersebut. Ini dikarenakan bahwa aplikasi ndisgtk tersebut telah terpasang secara default sesaat setelah Anda selesai memasang sistem operasi tersebut.

2. Setelah itu, jalankan aplikasi ndisgtk. Masukkan password akun Anda bila diminta oleh sistem. Pada jendela Wireless Network Drivers yang muncul, klik tombol Install New Driver untuk memulai pemasangan driver kartu wi-fi tersebut ke dalam sistem GNU/Linux.

3. Selanjutnya, pilih file berekstensi *.inf yang digunakan driver tersebut untuk mengendalikan kartu wi-fi. Oiya, sesuaikan juga dengan tipe dari sistem operasi, apakah termasuk 64-bit atau 32-bit. Sebagai contoh, saya akan memilih file VNWL.inf yang digunakan untuk sistem operasi 32-bit. Setelah itu, klik tombol Open.

4. Pada jendela Install New Driver yang muncul, klik tombol Install untuk memasangnya pada sistem Anda.

5. Pada tahap ini, Anda telah berhasil memasang driver kartu wi-fi untuk Windows tersebut ke dalam sistem GNU/Linux Anda. Klik tombol Close untuk menutup jendela Wireless Network Drivers.

Sekarang saatnya mencoba driver tersebut untuk mengakses hotspot yang ada. Sebagai contoh, saya akan mencoba mengakses hotspot Universitas Gunadarma tepatnya di kampus J1 lantai 3. ^_^

Bila berhasil mendeteksi hotspot yang ada, maka pemasangan driver tersebut dapat dikatakan berjalan dengan sukses. Oiya, sebelumnya pastikan Anda telah menyalakan kartu wi-fi terlebih dahulu.

Selanjutnya, cobalah hubungkan laptop Anda pada salah satu hotspot tersebut. Bila Anda melihat pesan “Connection Established” di layar, maka dapat dipastikan bahwa laptop Anda telah terhubung ke hotspot. Terakhir, coba buka browser untuk mengakses sebuah situs, misalnya Google. Bila situs tersebut dapat dibuka, maka Anda telah dapat ber-internet-ria menggunakan driver kartu wi-fi untuk Windows pada sistem operasi GNU/Linux.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: