Mengekstrak Gambar dari Video Memakai K-Lite Media Player Classic

16 02 2010

Pada sistem operasi GNU/Linux yang memakai desktop GNOME, Anda dapat menggunakan aplikasi Totem Media Player untuk mengekstrak gambar dari video. Namun bila Anda masih setia memakai sistem operasi Microsoft Windows, Anda bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga atau istilah kerennya 3rd party software yang dapat melakukan fungsi yang serupa. Aplikasi 3rd party yang dimaksud adalah K-Lite Media Player Classic. Tenang saja, aplikasi tersebut gratis kok! ^_^

Sebenarnya fungsi utama dari K-Lite Media Player Classic adalah untuk memutar file-file multimedia yang tidak dapat diputar secara default oleh Windows Media Player buatan Microsoft Corp. dikarenakan keterbatasan codec yang dimilikinya.

Aplikasi K-Lite Media Player Classic secara default telah dibundel oleh pembuatnya dengan berbagai codec multimedia tambahan yang dibutuhkan. Codec multimedia tambahan ini bukan hanya dapat digunakan oleh K-Lite Media Player Classic saja, tetapi juga dapat digunakan oleh Windows Media Player. Jadi, bila Anda telah memasang K-Lite Media Player Classic pada sistem Anda maka secara otomatis Anda juga dapat memutar file-file multimedia yang sebelumnya tidak dapat diputar secara default oleh WMP dengan menggunakan aplikasi Windows Media Player.

OK, kembali ke inti permasalahan. Kali ini kita akan melakukan pengekstrakan gambar dari video menggunakan aplikasi K-Lite Media Player Classic. Saya mengasumsikan kalau Anda sudah me-masangnya pada sistem Anda dengan baik. Langkah-langkahnya yaitu :

1. Buka video yang ingin diekstrak gambarnya menggunakan K-Lite Media Player Classic. Pada contoh ini, saya akan menggunakan film kartun Digimon Adventure tepatnya pada episode yang ke-52. Kartun ini sangat terkenal pada masanya. Jadi, teringat masa lalu yang indah. ^_^

2. Pastikan Anda memakai opsi System Default pada pengaturan outputnya terutama pada bagian video rendering-nya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar Anda dapat mengekstrak gambar dari video tersebut. Anda dapat melihat opsi-opsi yang dipakai oleh K-Lite Media Player Classic dalam melakukan render pada videonya dari jendela Option. Anda dapat mengaksesnya dari menubar View >> Options >> Output. Perhatikan gambar di bawah ini!

Catatan : Anda dapat mengaktifkan pengaturan yang baru dengan cara merestart K-Lite Media Player Classic. Anda juga dapat memilih opsi yang lain untuk rendering output videonya, asalkan pilihan tersebut tidak memiliki tanda asterisk seperti Old Renderer, dll.

3. Setelah Anda melakukan pengaturan tersebut, maka Anda dapat segera melakukan peng-ekstrakan gambar dari video. Caranya yaitu dengan mengklik menubar File >> Save Image. Anda juga dapat menggunakan shortcut Alt+I pada keyboard. Oiya, sebelumnya Anda hentikan dulu sejenak pada bagian video yang ingin diekstrak gambarnya dengan menekan tombol spasi. Perhatikan gambar di bawah ini!

4. Setelah itu, tentukan tempat penyimpanan dari gambar tersebut. Pada contoh ini saya akan menyimpannya pada drive Z yang merupakan drive jaringan. Setelah Anda menentukan tempat penyimpanannya, Anda dapat menekan tombol Save untuk menyimpan gambar tersebut. Anda dapat mengecek properti dari gambar hasil ekstrakan tersebut. Secara default, gambar tersebut diberi nama dengan aturan snapshot[tahun-bulan-tanggal][jam-menit-detik].jpg.

OK, selesailah sudah seluruh proses pengekstraksian sebuah gambar yang Anda inginkan dari sebuah video yang Anda miliki. Semoga tutorial ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: