Kemampuan Tersembunyi dari K-Lite Media Player Classic

16 02 2010

K-Lite Media Player Classic atau mungkin Anda lebih mengenalnya dengan nama K-Lite Mega Codec Pack dikarenakan banyaknya codec multimedia yang dibundel pada software ini. Tetapi tahukah Anda bahwa sebenarnya ada sebuah kemampuan tersembunyi yang dimiliki oleh K-Lite Media Player Classic dan mungkin tidak banyak orang mengetahuinya? Let’s check it out!

Ternyata, codec-codec multimedia yang disertakan pada aplikasi tersebut tidak hanya berguna untuk memainkan file-file multimedia yang sudah jadi saja, tetapi dapat pula dijadikan sebagai add-on bagi sebuah pembuat video dari desktop yang aktif. Aplikasi pembuat video desktop tersebut adalah CamStudio.

CamStudio adalah aplikasi gratis yang dapat digunakan untuk membuat video desktop yang berjalan pada sistem operasi Microsoft Windows. Aplikasi ini selain gratis juga bersifat open source. Jadi, selain Anda dapat mengunduh versi binary-nya, Anda juga dapat mengunduh versi source code-nya. Sedangkan, video desktop yang dihasilkan oleh aplikasi ini dapat digunakan untuk bermacam-macam kebutuhan.

Kebutuhan-kebutuhan tersebut diantaranya adalah sebagai sarana pengajaran seperti penggunaan software, tips dan trik dalam bermain game, atau bahkan perekaman bugs aplikasi yang dapat muncul secara tiba-tiba (kalau Anda beruntung) dan tidak dapat ditangani hanya oleh gambar screenshot. Maksudnya, seperti progressbar aplikasi yang maju mundur sendiri dan tidak karuan atau semacamnya. ^_^

Aplikasi ini dapat menggunakan codec-codec multimedia dari K-Lite Media Player Classic sebagai add-on compressor dalam menghasilkan video buatannya. Oiya, format multimedia hasil buatan CamStudio hanya ada satu yaitu AVI sebagai output videonya dengan disertai MP3 sebagai output audionya (bila ada). Bukan hanya sekedar menggunakannya, bahkan CamStudio juga mengijinkan Anda untuk mengkonfigurasi codec-codec multimedia tersebut supaya bekerja lebih baik lagi.

Bila Anda memasang CamStudio pada sistem yang belum terpasang K-Lite Media Player Classic terutama codec-codec multimedianya, maka Anda hanya akan mendapati 4 buah codec standar yang dibundel oleh CamStudio yang dapat digunakan sebagai compressor. Selidik punya selidik, keempat compressor ini semuanya menghasilkan ukuran file yang lumayan besar untuk videonya. Codec-codec standar yang dibundel oleh CamStudio adalah Cinepak Codec by Radius, Intel Indeo Video 4.5, Intel IYUV codec, dan Microsoft Video 1. Perhatikan gambar di bawah ini!

Namun, bila Anda memasang K-Lite Media Player Classic bersama CamStudio pada sistem tersebut maka Anda akan melihat bahwa compressor yang dapat digunakan oleh CamStudio sekarang semakin bertambah banyak dan bervariasi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini!

Jadi untuk selanjutnya, Anda dapat membuat video berbasis desktop dengan ukuran yang lebih kecil lagi. Semoga artikel ini berguna bagi Anda. Selamat mencoba!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: